Archive for » October, 2008 «

keren!!

keren!!
cooll!!

nice….

Category: Apa Ajah  Tags:  Leave a Comment

24 oktober 2008..

hehehehe.. dengerin tuh apa kata bu ida kemaren… diseminar idrus, gw setujuuuuuuu banget…

bu idaaaaaa.. hu uh… setuju..setuju…

gitu loh maksud gw nulis di artikel terakhir kemaren.. bukan bermaksud untuk menyamakan antara cewek sama cowok tapi kesetaraan antara keduanya.. kitakan sama.. seharusnya kesetaraan itu memang ada.. tih, udah dari sananya kita diciptain dengan derajat yang sama n setara..

nah, penjelasan bu ida kemaren diseminarnya idrus tentang semuanya itu sama persis dengan maksud artikel yang gw posting kemaren.. gituloh bapak-bapak com’04 yang kemaren pada kepanasan n rada gerah dengan tulisan gw.. maapin iaa ;p

gak ada maksud lain koq..

cuma mungkin emang gwnya ajah yang ngejelasin maksudnya agak beribet.. :)

pokoknya gitu deh..

oiya maap deh..:)

1st time crying

1st time smiling

1st time talking

1st time walking

1st time going to school

1st time watching theatre

1st time having friend

1st time falling in luv

1st time kissing

1st time fighting

1st time hurting

1st time losing

1st time eating steak

1st time shopping

1st time reading best seller novel

1st time travelling

1st time………..

1st time writing this post on commagz 04!

akhirnya gw bisa nulis jugaaaaa…..

he14x!

by: sherry_chan

Sebagai manusia sangatlah lumrah jika kita selalu mengingat hal-hal yang indah dan menyenangkan dalam hidup. Sebisa mungkin kita menghindari rasa sakit, baik sakit yang berdampak pada fisik maupun yang berdampak pada psikis. Tetapi karena faktor alami ini pula kita sering melupakan dosa yang kita buat pada hari ini.

Pernahkah kita merasa doa kita lambat “direspon” oleh Tuhan? Pernahkah kita merasa hambatan dalam hidup datang silih berganti? dari pertanyaan itu semua sebenarnya Tuhan ingin membuat kita berfikir, merenungi hal-hal yang telah kita perbuat. Kita sering merasa bahwa telah menjalani hidup sesuai dengan koridor yang ada, tapi sebuah kesalahan ringan yang berdampak pada orang lain sering kita lakukan.

Kita sering tidak mengakui bahwa kita telah melakukan kesalahan itu, tetapi coba kita renungkan sejenak hal-hal yang kita alami sejak pagi hari.

1. Sudahkah anda berpamitan dengan orang tua ketika hendak pergi?

2. Sudahkah anda menyapa dengan hangat kedua orang tua anda hari ini?

3. Sudahkah anda tersenyum dengan mereka?

3. Sudahkah anda mentaati peraturan lalu lintas?

4. Apakah anda berkendara lambat dilajur kiri dan cepat bila dilajur kanan?

5. Apakah anda menerobos lampu merah didepan kampus?

6. Sudahkah anda tersenyum dengan orang lain hari ini?

pertanyaan-pertanyaan kecil ini adalah sedikit hal yang sering terabaikan oleh kita setiap harinya, kecil memang tapi bayangkan bila pointer-pointer itu terus bertambah. Hanya anda yang dapat mengatur seberapa banyak pointer itu.

Jadi sudahkah anda membuat dosa hari ini?

Category: Renungan  2 Comments

KAKAK GALAK

(sebuah analisis deskriptif senioritas)

abstrak

Kawan2 anak baru telah datang, uda pada siapkah kalian?.. Gw yakin para ‘pujangga kelaparan’ di kom uda mulai ngambil kuda2. Kalo gw liat tiap ada anak baru pas propti yang dikumpulin di parkiran tuch pasti ada aja kakak tingkat yang sok galak gt. Tulisan gw kali ini akan membahas fenomena ‘kakak galak’ di propti. Kita akan membahasnya dilihat dari sudut pandang psikologis, politis, antropologis, biologis, empris, serta najis nya!. Menurut observasi yang gw lakuin yang dilakukan dengan cara random sampling serta kesaksian para saksi mata, ‘kakak galak’ itu kebanyakan adalah JOMBLO! Sekali lagi catet, JOMBLO! Kakak tingkat angkatan yang uda tua2 bgt gt. Dari fakta pertama tersebut mari kita liat penyebabnya, menurut penelitian gw, kakak tingkat yang kayak gini sebenernya telah melakukan sebuah perjalanan panjang dalam mencari cinta, tapi sayangnya dan kasiannya sampai saat ini belum juga mendapatkannya. Mereka melihat setiap tahun ajaran baru adalah sebuah pengharapan yang baru, setelah mereka selalu ditolak secara langsung ataupun ga langsung dari para ‘bunga2’ seangkatan atau adek2 tingkat sebelumnya. Dengan cara galak2 gt pada propti mereka berharap bakal meninggal kesan yang mendalam buwat adek2 tingkat (ga bgt dech) trus dengan cara2 sok galak gt mereka akan mulai bergerilya secara tersembunyi buwat cari tw data tentag nama anak2 yg cakep2. Tekniknya seperti ini, mereka bakal sok galak dengan nada tinggi berkata sama anak yang cakep tadi “ HEI BERANIAN KAMU Y ANAK BARU RAMBUT GA DI KUNCIR,NAMA KAMU SYAPA? DARI SMA MANA?” teknik ini adalah teknik yang umum dan sudah kuno, tapi masih banyak digunakan ‘kakak galak’ ketara bgt japrana (ya iyalah kalo ga japra ga mungkin dyarang ampe kayak gt bwat dpt perhatian dari adek kelas sebagai kak galak) ok kita lanjutkan penjelasan teknik tersebut, setelah mereka melontarkan pertanyaan tersebut, dyarang pasti nanya pertanyaan yg sama ke anak laen (yang ini anaknya ga cakep) hal ini dilakukan untuk menyamarkan tujuan tersembunyi untuk mendapatkan nama dan perhatian si anak cakep. Teknik ini bisa dipakai secara terbalik, tanya anak cakep dulu atau yang ga cakep dulu hal ini terserah keadaan (teknik deduktif induktif) . Setelah propti selesai, dan setelah observasi akan anak2 cakep selesai mereka sudah mendapatkan data yang cukup (nama, hp, rumah, temen2nya, uda punya pacar blum, mantan dll.) dan proptipun usai maka kebanyakan akan mulai melakukan langkah selanjutnya yaitu Mickol2 si anak cakep, tapi buwat ‘kakak galak’ yang terlalu cemen, mereka tidak akan melakukan tindak lanjut (namana juga cemen). Ok kita lanjut pada ‘kakak galak’ yang melakukan tindak lanjut, setelah sampai pada kesimpulan bahwa ‘anak cakep’ itu tidak memberikan respon yang baek pada dya, dya pasti langsung sok gengsi2 gt ama si anak cakep, yang tadinya sok negor2 sekarang melihatpun tak mau, dan di dalam hati langsung terbersit suatu kalimat “masih ada taun depan kok”. Fakta selanjutnya kebanyakan dari mereka juga merupakan orang-orang yang pengen bgt dikenal, pengen bgt famous, pengen bgt popularitas tapi ga punya satu hal yang bisa diliat, tampang ga ada, otak bego, pergaulan kurang, kepribadian menjijikkan. Dengan mengambil peran sebagai kakak galak mereka berharap akan sedikit dikenal, padahal menurut penelitian penulis ‘kakak galak’ tuch Cuma diinget paling lama 1 bulan setelah berakhirnya propti lagian kok mw ya diinget karena kejelekannya. Fakta berikutnya adalah ‘kakak galak’ dengan tampang ok, gaya ok dan ga jomblo (tapi kebanyakan yang ini ga punya otak) tipe yang terakhir ini adalah tipe yang paling sedikit tapi paling berbahaya. Saya ingatkan sekali lagi kepada anak2 baru tipe ini adalah tipe paling BERBAHAYA, oya sekali lagi y BERBAHAYA!. Mereka ini adalah tipe buaya darat yang suka memberi pengharapan pada adek2 tingkat, terutama yang cakep (kebanyakan dari mereka berhasil, yah lu twlah anak baru tuch banyak jua yg menel2 “eh…eh.. tu kakak yang di propti ganteng juga loh” dikasih sedikit perhatian ma si kakak tingkat langsung dech kelepek2) tujuannya selain untuk mendapatkan selingkuhan atau nyari2 ce yang ok yang bisa gantiin ce na yang sekarang tujuan lainnya adalah untuk mengangkat namanya lebih tinggi lagi dengan bilang ke temen2 nya “eh..eh.. liat gech tu ce suka ma gw lho” trus temen2nya dengan nada yang sama menjawab “wuih…. Keren lo’ trus dya jawab lagi “ iya dong gw gt loh” padahal mah emang dya na aja yang suka ngasih2 harepan gt trus nge-BS na dya bilang “y gw kan Cuma berusaha baek aja ma semua orang dya na aja yg ke-GR-an”. Hati2 lah adik2ku. Kalo ada kakak tingkat yang ngomong “ NUNDUK DEK! NUNDUK DEK! SEBENERNYA GW NICH GA MW MARAH2 KAYAK GINI, INI SUPAYA KAMORANG DISIPLIN KULIAH DI SINI TW PERATURAN DI SINI NGERTI GA KAMORANG?!” yah kamorang uda ngertilah artinya apa =). Sebenernya gw mengalami kesulitan dalam melakukan penelitian ini karena gw ga menjumpai fenomena seperti diatas dalam jurusan gw. Yah walaupun ada yg suka2 gt ma adek tingkat (itu wajarlah) tapi setiap pendekatan, penjajakan dan penembakan dilakukan dengan cara-cara yang bermartabat!

more…