Archive for » 2009 «

Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki,
wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,
memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja.

Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya
membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun
melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya
menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga
Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan
membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa
stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu
melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu
menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun, Sam meninggal
dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi
semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya
mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup.

Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya
tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar
hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak
kejadian itu.

Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia
Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat
buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah
sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah
berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah
perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi
yang mengingatnya.

Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric. Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Mary, apa yang sebenarnya terjadi?”

“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal
yang telah saya lakukan dulu.” aku menceritakannya juga dengan
terisak-isak. Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah
memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis
saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang.
Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari
hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya
tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric.. Eric…

Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada
sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya
mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala
ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.

“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”

Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal
dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”

Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh tega, Tahukah kamu,10
tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya.
Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis
setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”

Saya pun membaca tulisan di kertas itu…

“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama
Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji
kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…”

Saya menjerit histeris membaca surat itu. “Bu, tolong katakan…
katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!
Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”

Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.

“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric
telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya
sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan
di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut
apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya
ada di dalam sana… Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari
belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang
lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.”

(By: Cristine Wili )

Note:

Kita tidak boleh berlarut-larut menyesali kesalahan yang telah kita perbuat dimasa lalu. Tapi mari kita jadikan pengalaman pahit masa lalu agar hidup lebih bermakna di masa yang akan datang. Banyak cara yang dipakai Tuhan kepada manusia agar manusia bisa lebih dekat kepadaNya dan mengabdi kepada kemanusiaan. Percayalah bahwa pengalaman dan kesalahan yang telah kita perbuat itu akan menjadikan kita semakin menyadari hakikat kehidupan kita lahir ke dunia ini.

Terimakasih kepada seluruh sahabat terbaiku yang telah memberikan seluruh cerita dan artikelnya kepada saya. Semoga seluruh cerita dan artikel yang anda berikan bermanfaat bagi kita semua.

Hormat saya,

Okie Indonesia Metaphysician
(Creator of INDONESIA METAPHYSIC SOCIETY )

http://www.facebook.com/profile.php?ref=profile&id=1428844332#/group.php?gid=27701026939

mohon maaf kalo ini copas,tpi jujur ini keren banget.kalo temen2 mau gabung ke IMS saya jamin gak nyesel

23 Oktober ‘09

dear guys,
gak tau yah sudah berapa lama kebiasaan gw untuk ngesave memory dalam bentuk tulisan dan blog sedikit terlupakan eh terlupakan beneran deh..

cape..
iya jawabnya cape, karena kalo gw bilang gak punya waktu.. sombongnya gw… :P

btw, dua hari ini agak sedikit longgar..
jadi tadi siang, pas waktu istirahat gw sama temen2 yang laen pada jalan-jalan deh kepasar..

kebiasaan lama, selalu gak bisa nolak kalo udah ditawarin sama pedagang barang yang agak2 ce’..
dan begitu lah gw selalul kalah juga dalam proses tawar menawar…

akhirnya terbelilah jilbab putih yang sebenernya gak ada dalam list gw untuk dibeli…

jiakakakakaka..
tapi lumayan sih ternyata setelah di cek sama temen2 yang punya kebutuhan jilbab yang sama barang yang gw dapet bagus dan haraganya murah…
huwaaaaa..
senangnya :P dapet barang bagus yang murah..

setelah gw pikir2, naluri perempuan dalam menawar harga itu emang turun dengan sendirinya low..

meskipun ngaku gak bisa nawar..tapi pasti naluri nawar itu pasri ada meskipun bagi yang gak tau harga asli tawarannya itu agak -agak aneh..
tapi yang penting nawar deh..
:P

huehehehehehe…

btw, beberapa hari yang lalu..
gw ketemu lagi dengan bagian2 dan masalalu..
jiyah…fiyuhhhhh….

Category: Uncategorized  Tags:  Leave a Comment

oke…oke…. seperti tulisan gw yang terdahulu, pertama-tama pasti gw memulai cerita ini dengan sebuah pengantat yang hiperbolis, jadi… begini ceritanya :

more…

Beberapa minggu belakangan, Commagz04.com dipenuhi oleh registrasi pendatang baru yang tak dikenal, semakin hari intensitasnya semakin tinggi dan semakin membludak pula jumlah unknown registered user di majalah online kita ini.

Pun begitu dengan shoutbox yang ada, turut dipenuhi oleh teks-teks tak beraturan. Bahkan ada yang mengiklankan viagra di dalamnya.

Kesimpulan yang dapat ditarik adalah Commagz04.com diserang oleh automatic script atau yang biasa dikenal dengan sebutan bot. Yakni sebuah program yang melakukan tugas otomatisasi yang umum digunakan oleh para webmaster di internet. Sialnya bot ini malah disalahgunakan menyusahkan kita.

CAPTCHA

Keputusan akhir, saya berinisiatif untuk menerapkan metode CAPTCHA untuk memvalidasi tiap user baru yang mendaftar dan untuk tiap komentar baru yang masuk.

Walaupun dirasa sedikit menyusahkan, tapi demi kebaikan bersama, tidak ada salahnya pengimplementasian ini, bukan? :D

13
Aug

Makasih bwt Cita ma Andi yg udh ngerelain uangnya bwt byr ni domain..
Sory klo skrg gw gk bs ngasih apa2..
Btw Salut utk lu Drus atas tenaga n pikirannya..SEMANGAT…!!!