Archive for the Category »Renungan «

Gw jadi demen sama ni lagu, gegara ada yang nyaranin buat coba ndengerinnya :D IMHO, the lyric truly gives me power untuk jangan menyerah. Yaaa… terutama bagi kita-kita semua ini, yang masih berjuang dengan skripsinya, yang masih berstatus ‘pengangguran intelek’, dan yang sedang down karena dihimpit masalah…

Like what Faria ever said in his Facebook status; SEMANGAT!!! :D

*untuk pertama kalinya gw ga terlalu peduli ni lagu plagiat atau nggak* :P

Pagi buta, ia sudah siap dengan keranjang besar di punggungnya, tongkat penjepit dan magnet bundar di ujungnya. Ia datangi satu demi satu tong sampah di setiap rumah. Ia korek-korek, kadang ia mendapati botol plastik, kadang ia dapati kaleng bekas minuman bersoda, kadang ia dapati kardus dan Koran. Ia mulai memisahkan berdasarkan jenisnya.

more…

Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan.

“Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya”, Tuhan menjawab.

Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan, seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni,hangat, jujur, penuh dengan damai dan suka cita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuh perhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik, yang selama ini saya impikan.

Sejalan dengan berlalunya waktu, saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa,Tuhan berkata dalam hati saya, “Hambaku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan. ”

Saya bertanya, “Mengapa Tuhan?”

Dan Ia menjawab, “Karena AKU adalah Tuhan, dan AKU adalah Kebenaran, dan segala yang AKU lakukan adalah benar.”

Aku bertanya lagi, “Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dari-Mu?”

Jawab Tuhan, “Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu, karena AKU tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu, jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam;atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak….”

Kemudian Ia berkata kepada saya, “Adalah lebih baik jika AKU memberikan kepadamu seseorang yang AKU
tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu.

Pasanganmu akan berasal dari tulangmu & dagingmu, dan engkau akan melihat sendiri dirimu sendiri di dalam dirinya. Dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang.

Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerja sama yang solid.

Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna, karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu.”

Ini untuk: yang baru saja menikah, yang sudah menikah, yang akan menikah, dan yang sedang mencari, khususnya yang sedang mencari.

JIKA….

Jika kamu memancing ikan… Setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu…. Janganlah sesekali kamu melepaskan ia semula ke dalam air begitu saja…. Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang… Setelah ia mulai menyayangimu, hendaklah kamu menjaga hatinya… Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja… Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat…

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh… cukuplah sekedar keperluanmu. Apabila sekali ia retak tentu sukar untuk menambalnya semula. Akhirnya ia dibuang… Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi.

Begitu juga kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya. Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa. Anggaplah ia manusia biasa. Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. Akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya. Sedangkan Jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya.

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi yang pasti untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain….. Terlalu ingin mengejar kelezatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya, kamu akan menyesal.

Begitu juga jka kamu telah bertemu dengan seorang insan yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, mencoba membandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan.
Kelak, kamu akan kehilangannya; apabila dia menjadi milik orang lain, kamu juga akan menyesal…

*dpt dr milis Cita Cinta, yes i’m CCers =)

** dipublish atas izin dari Triana.

mungkin itu yang sering ada di pikiran gw akhir2 ini…
masi bisa solid ga si?
masi kompak ga si?
apa komunikasi04 akan menjadi sebuah nama sebuah cerita yang tidak bisa dilupakan tanpa adanya kelanjutan cerita senang, sedih, bahagia, marah, cemburu, terharu, menangis, dan sebagainya??

mulai terasa ketika kita sudah mulai sibuk dengan urusan kita masing masing dari mulai ya skripsi lah, pacaran, tunangan, merid sampai kelulusan..
apa cuma segini aja kekompakan kita, setelah kelar dengan pencapaian perolehan gelar S.I.Kom yang sama2 kita kejar yang disatukan dalam jurusan komunikasi angkatan 2004 kita semua bubar jalan perlahan??

sekarang aja setiap ada acara2 komunikasi gak semua angkatan 2004 bisa hadir semua, malah blakangan ini sudah mulai sepi peminatnya..

sbenernya sayang aj, karena menurut gw kalian adalah keluarga gw yg ada di lampung. memang agak sedikit sensitif seh gw sekarang karena memang ud ga lama lagi gw bermukim dilampung ini yang klo dibilang betah tapi ga betah, pengen ninggalin lampung balik ke jakarta tapi koq sumpah berat banget rasanya…

bingung dan takut yang terlintas sekarang…

apa gw masi bisa ktemu kalian lg suatu saat nanti, apa kalian bisa dateng ke acara merid gw nantinya?? huff sedih juga yah…
jujur ini adalah hari hari terberat gw ninggalin lampung, bukan karena lampungnya tapi karena kalian semua sahabat2 yang ada di lampung yang ngebuat gw berat ninggalinnya.
ya meskipun gw ga sempurna di mata kalian, ga seberapa deket dengan kalian tapi itulah gw seorang nandra dengan segala kekurangannyah, kan kata Dorce “kesempurnaan hanya milik Allah” :D

ya harapan gw seh kalo bisa kita semua tetep bisa kompak sampe kapanpun dan bahkan sampai kita punya anak cucu kita…
gw jg berharap nantinya ada reunian yg kata arvi kalo ga dateng brati dia belom sukses hahaa…
kan bisa liat juga suami ato istrinya dari temen kita heheee…

yah itulah memang yg skrang ini gw rasain dan terakhir:
I may not be the most important person in your life..
but I hope…
that one day when you hear my name..
you smile and say…
THAT’S MY FRIEND :D

salam

nandra……

Category: Renungan  3 Comments

Di suatu masa warna-warna dunia mulai bertengkar. Semua menganggap dirinyalah yang terbaik, yang paling penting, yang paling bermanfaat, yang paling disukai.

more…

Category: Fun, Renungan  Tags: , , ,  6 Comments